Anda seorang traveler? Sedang merencanakan perjalanan ke Jogja? Jangan lupa, untuk memasukkan Tebing Breksi Jogja sebagai salah satu destinasi wisata utama wajib Anda kunjungi.

Sebenarnya apa sih Tebing Breksi itu? Kenapa harus dikunjungi? Apakah karena tempatnya yang indah? Ataukah karena sebatas tempat wisata yang populer di Jogja?

Untuk menjawab seluruh rasa ingin tahu Anda, mari simak beberapa uraian untuk mengenal lebih dekat tentang Tebing Breksi, Jogja berikut ini.

Sejarah Tebing Breksi

Tebing Breksi Jogja

Tebing Breksi adalah salah satu tempat wisata baru di daerah Jogja. Tebing ini baru diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X pada tanggal 30 Mei 2015.

Semenjak itulah, Tebing Breksi menjadi salah satu objek wisata yang populer di Jogja.

Selain itu, hadirnya taman Breksi juga menambahkan ketertarikan wisatawan untuk berlibur ke Jogja, baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Namun, tahukah Anda, sebelum menjadi sebuah taman wisata yang indah, awalnya Tebing Breksi Jogja adalah sebuah pertambangan batu kapur.

Sayangnya, setelah tidak digunakan lagi, tempat ini menjadi terbengkalai.

Untungnya, masyarakat di sekitar memiliki kesadaran dan kepedulian yang besar untuk mengelola lingkungan bekas tambang tersebut.

Mereka percaya bahwa bekas tambang yang terbengkalai pun dapat menjadi sebuah objek yang menarik sebagai sebuah destinasi wisata.

Meskipun sempat memiliki latar belakang sebagai sebuah tempat yang tak terawat, bahkan viral karena pemerintah melarang masyarakat di sekitar untuk melakukan penambangan kapur di daerah tersebut.

Namun, nyatanya hal tersebut malah memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat dan para seniman untuk membuat sumber penghasilan baru di tempat tersebut.

Bagaimana caranya? Tentunya dengan membuat tempat ini menjadi sebuah tempat wisata yang sangat menawan.

Keunikan Tebing Breksi

Berdasarkan penelitian Tebing Breksi merupakan sebuah tebing yang terbentuk dari endapan hasil erupsi (abu vulkanik) dari Gunung Nglanggran di Gunung Kidul.

Gunung Nglanggran ini adalah sebuah gunung berapi purba yang menghasilkan morfologi berupa bukit setinggi 30 meter.

Hal ini dapat dibuktikan dengan ditemukannya batu apung, yang serupa dengan batu apung yang ditemukan di daerah pantai Parangtritis.

Tentunya hal tersebut menjadi sebuah fakta unik dari hadirnya Tebing Breksi.

Tak hanya itu, taman Tebing Breksi juga dianggap sebagai salah satu cagar budaya di Jogja. Hal ini dikarenakan ada banyak ukir-ukiran di dinding tebing yang menggambarkan tentang kisah-kisah budaya (ukiran berbentuk wayang).

Selain itu, ada sebuah Tlatar berbentuk setengah lingkaran dengan diameter kurang lebih 15 m yang menjadi sebuah panggung pertunjukan budaya.

Panggung ini memiliki bentuk yang hampir sama dengan arena gladiator yang ada di Roma.

Keindahan Tebing Breksi

Tebing Breksi Jogja Pada Malam Hari
Tebing Breksi Jogja pada Malam Hari

Selain unik, keindahan taman Tebing Breksi juga tak dapat dielakkan. Pemandangan alam yang tersaji di sekeliling tebing sangat menawan.

Bahkan ketika Anda sudah sampai di atas tebing, Anda dapat menikmati pemandangan dari kota Jogja beserta dengan keindahan yang disajikan oleh panorama alam di sekitarnya.

Ketika menuju puncak tebing, Anda juga akan dibuat takjub dengan tangga-tangga yang terbuat dari ukiran badan tebing.

Selain itu, Anda juga bisa melihat kemegahan Gunung Merapi, landscape Candi Prambanan, Candi Barong dan beberapa candi lainnya, mengingat kawasan taman Tebing Breksi berada di kawasan kompleks candi.

Pemandangan akan terasa lebih memukau, ketika Anda datang di sore hari. Tepatnya menjelang sunset.

Oleh karenanya, bukan hal yang aneh jika taman Tebing Breksi Jogja menjadi sebuah objek wisata yang sangat populer.

Sehingga dalam waktu singkat destinasi wisata ini bisa menjadi salah satu daya tarik wisata kota Jogja.

Tak hanya hunting foto, ada juga yang datang ke tebing ini untuk bermain panjat tebing, ataupun sepeda gunung.

Bahkan tidak sedikit orang yang melakukan prewedding di taman Tebing Breksi ini.

Lokasi Tebing

Taman Tebing Breksi berada di zona candi. Hal ini disebabkan taman ini berada sebelah Timur daerah wisata Candi Prambanan (5 km setelah Candi Prambanan) dan Kraton Ratu Boko atau di sebelah Barat kawasan Candi Ijo (1 km sebelum Candi Ijo).

Lebih tepatnya objek wisata satu ini berada di dusun Groyokan, desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Tentunya hal tersebut membuat lokasi Tebing Breksi berada lumayan jauh dari pusat kota Jogja.

Jadwal Operasional

Ketika Anda ingin berkunjung ke sebuah tempat wisata, biasanya Anda harus memperhatikan dengan seksama jadwal operasional dari tempat wisata tersebut.

Namun, ketika akan berkunjung ke taman Tebing Breksi, Anda tidak perlu khawatir akan kecewa atau sampai di lokasi ketika sudah memasuki waktu tutup.

Sebab Tebing Breksi beroperasi selama 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke taman Tebing Breksi pun sangat murah meriah. Hal tersebut, tentunya dikarenakan untuk masuk ke wilayah Tebing Breksi Anda tidak dipungut biaya apapun.

Tidak ada tiket masuk untuk masuk ke dalam Tebing Breksi. Anda hanya perlu membayar parkir jika membawa kendaraan pribadi.

Namun, jika Anda tidak membawa kendaraan, tentunya Anda tidak perlu membayar apapun untuk masuk ke dalam objek wisata satu ini. Sehingga semua kalangan bisa masuk dengan bebas dan mudah.

Fasilitas Tebing Breksi

Tlatar Tebing Breksi Jogja

Sebagai sebuah tempat wisata yang tidak memungut biaya masuk, taman Tebing Breksi Jogja adalah tempat wisata dengan fasilitas yang cukup lengkap.

Fasilitas-fasilitas yang ada di Tebing Breksi ini dibedakan ke dalam dua jenis, yaitu:

1. Panggung Terbuka (Tlatar)

Panggung terbuka atau yang biasa disebut Tlatar ini, biasanya digunakan untuk menampilkan sebuah kesenian maupun pertunjukan budaya.

Jadi, ketika beruntung Anda dapat menikmati keindahan alam di taman Tebing Breksi, sembari melihat pertunjukan yang sangat menarik.

2. Spot Foto

Ada banyak spot foto yang sangat indah dan instagrammable.

Sehingga bagi Anda yang gemar hunting foto, objek wisata ini menjadi salah satu tempat terbaik dan mungkin terfavorit untuk memenuhi hobi Anda.

3. Jeep Wisata

Di taman Tebing Breksi ini, juga disediakan mobil Jeep khusus wisata.

Jika Anda tak ingin capek berkeliling dengan berjalan kaki, Anda bisa menyewa mobil Jeep wisata ini.

4. Mushola

Bagi Anda yang beragama Islam, tak perlu khawatir tidak bisa sholat tepat waktu ketika berkunjung ke taman Tebing Breksi karena pihak pengelola telah menyediakan tempat ibadah berupa mushola.

Anda tetap dapat berwisata dengan tenang dan menjalankan ibadah dengan tepat waktu.

5. Food Court

Ketika berlibur ke Tebing Breksi, Anda tidak perlu takut akan kelaparan. Sebab di sini sudah disediakan pusat kuliner, khusus untuk menjual berbagai jenis makanan.

Termasuk makanan-makanan tradisional khas daerah sekitar. Sehingga Anda tidak perlu menahan lapar, sebab banyak makanan yang bisa Anda beli, sesuai keinginan Anda.

6. Toilet

Salah satu fasilitas pendukung yang harusnya ada pada setiap objek wisata adalah toilet. Jadi, bukan hal yang aneh, jika taman Tebing Breksi juga menyediakan toilet sebagai salah satu fasilitas pendukung yang dimilikinya

Tempat Parkir yang Luas

Selain toilet, tempat parkir juga merupakan fasilitas pendukung yang wajib dimiliki oleh sebuah destinasi wisata.

Nah, di taman Tebing Breksi juga telah disediakan area parkir yang sangat luas. Selain itu, keamanan dari tempat parkir ini juga tak perlu diragukan lagi.

Transportasi Menuju Lokasi

Dikarenakan berada di area wisata, maka akses menuju destinasi wisata ini pun cukup mudah. And bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Namun ketika Anda ingin berkunjung ke Tebing Breksi, Anda lebih direkomendasikan untuk menggunakan kendaraan pribadi.

Hal ini disebabkan ketika menggunakan kendaraan umum Anda harus menyiapkan budget yang sedikit lebih banyak untuk perjalanan menuju lokasi.

Jika Anda menuju ke Tebing Breksi menggunakan kendaraan pribadi, maka dari pusat kota Jogja berkendaralah ke arah Prambanan (tepatnya ke Jalan Raya Jogja – Solo).

Setelah sampai di pertigaan sebelum Candi Prambanan, berbeloklah ke arah selatan. Setelah 3 kilometer Anda akan menemukan beberapa papan tanda jalan menuju Candi Ijo.

Ikutilah papan jalan tersebut. Namun, sebelum sampai kawasan Candi Ijo berbeloklah ke arah kiri. Maka, sampailah Anda di taman Tebing Breksi Jogja.

Sedangkan, ketika Anda memilih menggunakan kendaraan umum maka dari pusat kota Jogja, Anda bisa menaiki bis trans Jogja.

Kemudian turunlah di terminal Prambanan.

Dari terminal Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek.

Untuk mencari ojek dari terminal pun cukup mudah. Namun, harga yang ditawarkan juga cukup mahal. Sekitar 75 ribu rupiah atau sesuai kesepakatan.

Destinasi Wisata Dekat Tebing Breksi

Karena berada di kawasan candi-candi, maka tak heran jika destinasi wisata di dekat Tebing Breksi juga tak jauh-jauh dari wisata budaya berupa candi-candi.

Seperti halnya kompleks Candi Prambanan, Candi Ijo dan Kraton Ratu Boko.

Sehingga, ketika berwisata ke taman Tebing Breksi, Anda juga bisa sekalian mengunjungi ketiga destinasi wisata tersebut.

Tips Wisata Tebing Breksi

Tebing Breksi Yogyakarta

Untuk Anda yang ingin mengunjungi Tebing Breksi, jangan lupa untuk memperhatikan tips-tips berikut ini.

Pakailah alas kaki yang sekiranya nyaman untuk perjalanan. Khusus perempuan, sebisa mungkin hindari penggunaan sepatu dengan hak tinggi.

Penggunaan alas kaki perlu diperhatikan, supaya perjalanan Anda menjadi lebih aman dan lancar.

Meskipun banyak spot foto yang cantik dan instagramabel, namun keselamatan dalam berfoto adalah yang paling utama.

Jadi perhatian langkah kaki Anda. Ingat namanya tebing berada di tempat yang cukup tinggi.

Karena wilayah tebing ini cukup panas, maka Anda disarankan untuk membawa topi dan kacamata. Sehingga Anda akan terlindungi dari panas dan silau matahari.

Anda juga lebih direkomendasikan untuk pergi ke Tebing Breksi pada pagi atau sore hari.

Kenapa? Karena ketika Anda berkunjung di siang hari, cuaca di wilayah tebing sangat panas menyengat.

Sebisa mungkin jangan berlibur ke Tebing Breksi pada musim penghujan. Hal ini disebabkan pemandangan pada Tebing Breksi akan terlihat sangat indah ketika cuaca cerah.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda praktikan ketika mengunjungi Tebing Breksi Jogja. Jadi selamat berlibur dan semoga harimu menyenangkan.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *